Berita Hangat Hari Ini

Pentingnya informasi dan IT

Peran IT semakin penting pada saat ini dikarenakan kita sudah memasuki era informasi (information age). Pada mulanya penulis sendiri tidak percaya bahwa kita sudah memasuki era ini, dimana informasi merupakan komoditi yang sangat penting. Penulis pada mulanya berpendapat bahwa hal ini terlalu dibesar-besarkan dan itu hanya berlangsung di luar negeri saja dimana semuanya serba otomatis. Ternyata beberapa kejadian membuat mata penulis terbuka. Beberapa contoh cerita berikut ini diharapkan dapat membuka mata para pembaca sekalian. 

Jika anda pergi ke stasiun kereta api Bandung atau Jakarta dan anda ingin membeli karcis kereta api, maka anda harus antri di loket penjualan karcis kereta api yang sudah computerized. Suatu saat sistem penjualan kereta api ini tidak berfungsi sehingga karcis dijual tanpa nomor tempat duduk. Dapat anda bayangkan yang terjadi di atas kereta api, kekacauan. Masalahnya ada yang sudah pesan tempat sebelumnya dan mendapat nomor tempat duduk, sementara ada yang membeli karcis tanpa nomor tempat duduk (karena komputer rusak). Informasi tentang nomor-nomor tempat duduk ini tidak dapat diakses oleh penjual karcis, sehingga terjadi kekacauan. 

Untuk melihat betapa kepemilikan informasi merupakan sebuah hal yang penting dapat juga kita lihat dalam kasus ekonomi dan politik yang sedang berlangsung saat ini. Siapa yang memiliki informasi akan dikejar-kejar terus (baik atau buruk?). Bagi media masa yang mendapatkan informasi terdahulu dan menerbitkannya akan memperoleh keuntungan dari larisnya penjualan surat kabar, majalah atau tabloidnya. Bahkan di jalanan ada orang yang menjual fotocopyan dari berita-berita yang ada di surat kabar, majalah, atau tabloid. 

Di lingkungan bisnis, insider information merupakan suatu hal yang sangat berharga yang jika digunakan secara tidak benar dapat menimbulkan masalah. Data-data nasabah di sebuah bank dan data-data lainnya merupakan informasi yang sangat dijaga kerahasiaannya. 

Kesemua cerita di atas dan masih banyak cerita lainnya (terutama yang di luar negeri) menunjukkan betapa pentingnya informasi dan sebenarnya kita sudah berada di era informasi. Hal ini perlu kita sadari sehingga pola bisnis yang kita jalankan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Jangan sampai kita menjalankan bisnis masih dengan konsep jaman batu yang akhirnya membuat kita ketinggala. 
Digital networked economy 

Era informasi, komputer digital, dan jaringan (network) mengubah konsep ekonomi yang tidak mengenal ruang dan waktu sehingga timbul istilah “digital economy”, “economy network”. Sebagai contoh, banyak perusahaan baru di Amerika Serikat yang mengambil pendekatan IPO (Initial Public Offering) untuk mendanai operasionalnya dengan menjual sahamnya di bursa saham (stock mareket). Hal ini yang menyebabkan perusahaan seperti Yahoo![2] memiliki nilai milyaran dolar. Konsep ekonomi ini harus kita mengerti agar kita tidak ketinggalan dengan lawan bisnis kita. Untungnya orang-orang di luar negeripun masih belum mengerti dengan konsep ekonomi baru ini. Ini merupakan kesempatan bagi kita. 
Statistik penggunaan IT 

Untuk lebih meyakinkan pentingnya IT, berikut ini ada beberapa statistik yang dapat digunakan sebagai bahan renungan. 

· Top companies menggunakan IT dalam berbagai bentuk 

· Hasil analisa dari ranking “Global 1000 companies” yang dilakukan oleh majalah Business Week (Asian Edition, 12 Juli 1999) 
Apa yang dapat dilakukan dengan IT? 

Secara garis besar, ada dua hal yang dapat dilakukan oleh industri (baik kecil, menengah, maupun besar, akan tetapi mari kita fokuskan kepada IKM) dengan IT: menghasilkan produk IT atau menggunakan produk IT. Keduanya jika dilakukan dengan baik akan menghasilkan keuntungan bagi IKM. Gambaran secara menyeluruh dapat dilihat sebagai berikut (berikut contoh-contohnya disertai ranking mereka di Global 1000: The World’s most valuable companies). 

· Menghasilkan produk IT 

· Software: Microsoft[1], IBM[2], Sun (Solaris OS, Java) [91], Oracle [122], Novell [590], Intuit [845], Realnetworks [875], Adobe Systems [917], Jatis 

· Hardware/infrastruktur 

· PC: IBM[2], Intel [9], HP [33], Dell [37], Sun [91], Compaq [102], Nintendo [294], Gateway2000 [494], Apple Computer [729], jualan PC (Mangga dua) 

· Cellphone (handphone): Nokia [38], Vodafone [70], Ericsson [77], Motorola [85], Siemens [109], Qualcomm [323] 

· Networking: Cisco Systems[9], Lucent Technologies [16], Nortel Networks [84], Fore Systems [996] 

· Infrastruktur: AT&T [7], NTT[13], MCI Worldcome [14], Deutsche Telecom [23], British Telecommunications [26], France Telecom [43] 

· Brainware (Sumber Daya Manusia): perguruan tinggi, kursus, workshop, training center, seminar, belajar jarak jauh 

· Menggunakan produk IT 

· Menyelenggarakan servis yang berbasis IT 

· Search engine: Yahoo! [148], Lycos [944], Google 

· Web hosting: Geocities, Xoom, ISP di Indonesia 

· Mail: hotmail, plasa.com 

· Apps: Ebay.com (lelang) [220], priceline.com [306], E*Trade group [452], iklanbaris.co.id 

· News: news.com, detik.com, suratkabar.com, kompas.com, tempo.co.id 

· Portal: America Online [20] 

· Konsultan IT: LAN installer, analis, administrator 

· IT menghubungkan bisnis dengan client 

· Membuat web site untuk memberikan informasi kepada (calon) client dan juga untuk melakukan transaksi elektronis (electronic commerce). Client di sini tidak harus pembeli (consumer) akan tetapi dapat juga berupa partner bisnis. Ini yang sering disebut business-to-business ecommerce dengan EDI. 

· Amazon.com [254], GE, Cisco, major companies 

· IT untuk keperluan internal 

· Otomatisasi kantor: payroll, pajak, file, inventory, internal messaging (email, bulletin board) 

· Wall-mart stores, Safeway [197], Cisco menggunakan IT untuk keperluan internal mereka 
Kesempatan (opportunity) 

Dari daftar yang ditampilkan pada bagian sebelum ini dapat dilihat bahwa banyak kesempatan yang dapat dilakukan oleh IKM-IKM Indonesia. Sebagai contoh, secara teknis membuat search engine seperti Yahoo! tidak terlalu sukar dan dapat dilakukan oleh programmer-programmer Indonesia. Yang paling penting adalah tampil dengan ide baru dan diimplementasikan sesegera mungkin. Bahkan, kalau diperhatikan, search engine tidak perlu satu. Sebagai contoh ada Yahoo!, Lycos, Google (yang baru), dan masih banyak search engine yang sifatnya spesifik. Perlu diingat bahwa target market yang harus dibidik adalah target market global. 

IKM tidak harus menghasilkan produk IT. Pandai menggunakan IT saja sudah dapat menguntungkan bagi perusahaan. Sebagai contoh Wal-mart dan Safeway menggunakan IT untuk mengetahui stok barang-barang yang ada di tokonya, dan supplier dapat langsung mengetahui situasi di toko (barang mana yang masih ada stoknya dan mana yang sudah kosong) sehingga toko tidak overstock. Hal serupa dilakukan oleh perusahaan Cisco, yang kebetulan menghasilkan produk IT dalam bentuk perangkat networking. 
IT untuk IKM Indonesia 

Indonesia tentunya berbeda dengan Amerika yang sudah sangat maju dalam bidang IT. Untuk itu penggunaan IT bagi IKM Indonesia harus disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Berikut ini adalah beberapa penggunaakn IT untuk IKM di Indonesia. 

1. Menghasilkan produk atau servis IT. Di Indonesia banyak programer-programer yang kreatif akan tetapi sayangnya belum menemukan “saluran” yang pas. Masih banyak produk yang dapat dikembangkan. Sebagai contoh, larangan ekspor produk teknologi kriptografi (seperti enkripsi), yang banyak digunakan di bidang security dan commerce, oleh Amerika Serikat menyebabkan banyak produk yang terpaksa dikembangkan di luar negeri seperti di Israel. 

2. Menggunakan IT untuk meningkatkan jumlah client / customer dengan memperbesar market melalui Internet. Cara yang paling mudah adalah membuat homepage (web site) untuk perusahaan atau bisnis anda. Banyak tempat yang menyediakan homepage secara gratis. Selain itu program-program komputer untuk memudahkan membuat homepage sudah banyak tersedia. Demikian murahnya dan mudahnya membuat sebuah homepage sehingga tidak alasan sebuah IKM untuk tidak memiliki homepage. Memiliki homepage hampir dapat disamakan dengan memiliki telepon dan fax dalam bisnis, yaitu menjadi komponen yang sangat esensial. 

3. Menggunakan IT untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan IKM. Dengan menggunakan IT, IKM dapat lebih mudah dalam mencari informasi yang dapat membantu meningkatkan produknya. Salah satu contoh adalah menggunakan search engine untuk melihat paten yang sudah atau hampir habis masanya, atau menggunakan email untuk menghubungi pakar untuk tukar informasi atau konsultasi. Hal ini sangat bermanfaat bila konsultan tersebut secara fisik berlokasi jauh, sehingga mahal untuk mendatangkan atau mendatangi konsultan tersebut. 

4. Menggunakan IT untuk meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasi. Sebagai contoh, LAN atau Intranet dapat dipasang di perusahaan / organisasi untuk mempercepat proses pertukaran informasi dalam bentuk email, file sharring. Hal ini tidak terbatas pada perusahaan saja. Institusi pemerintah pun juga memerlukan IT. Inisiatif “Telematika Indonesia” dalam bentuk email terbuka RI-Net merupakan salah satu contoh penggunaan IT di instansi pemerintah. 

5. Menghasilkan tenaga kerja yang terampil di bidang IT. Tenaga kerja ini dapat diekspor ke luar negeri yang masih membutuhkan SDM-SDM yang terampil di bidang IT. 



Ada beberapa inisiatif untuk memberdayakan IKM dalam bidang IT (menghasilkan dan menggunakan). Salah satu inisiatif yang sedang kami lakukan adalah “Bandung High-Tech Valley (BHTV)”. Pada intinya BHTV ini ingin membuat lingkungan fisik dan maya (cyberspace) yang kondusif sehingga memberdayakan IKM dalam bidang teknologi. Untuk informasi lebih lanjut tentang BHTV silahkan kunjungi homepagenya di: http://indonesia.elga.net.id/bhtv 
Penutup 

Makalah ini diharapkan dapat memberikan sedikit pencerahan penggunaan IT bagi IKM di Indonesia. Agar hasil yang dicapai dapat maksimal, peran pemerintah sangat dibutuhkan. Di negara lain, misalnya di Amerika Serikat, pemerintah berusaha keras untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi IKM. Ada banyak makalah yang membahas masalah ini yang dapat kita ikuti. Salah satu pendekatan antara lain menetapkan kebijaksanaan yang mempermudah IKM untuk menggunakan IT, menyediakan infrastruktur yang mudah terjangkau dengan kualitas yang baik, dan melakukan deregulasi.

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to "Pentingnya informasi dan IT "

Post a Comment