Kurangnya definisi dari tujuan
Kurangnya tindakan untuk mencapai tujuan
Kurangnya partisipasi anggota tim
Kurangnya pengawasan
Kurangnya komunikasi dan akses ke informasi
Perbedaan Kreativitas dan Inovasi
Kreativitas berbeda dengan inovasi, dimana kreativitas biasanya digunakan untuk merujuk kepada tindakan menghasilkan ide-ide baru, sedangkan inovasi adalah proses membuat dan menghasilkan ide-ide kreatif pada beberapa konteks tertentu.
Metode Kreativitas
Evolusi
Prinsip penting dalam metode ini adalah setiap masalah yang telah diselesaikan dapat diselesaikan lagi dengan cara yang lebih baik.
Sintesis
Dalam metode ini, cara yang digunakan adalah dengan menggabungkan dua atau lebih ide yang sudah ada menjadi suatu ide baru.
Revolusi
Terkadang ide – ide baru yang paling baik adalah yang sama sekali berbeda dan tidak berhubungan langsung dengan masalah yang harus diselesaikan.
Reapplication
Metode ini melihat sesuatu yang lama dengan cara yang baru dan memikirkan cara bagaimana menemukan sesutau dengan cara yang baru.
Mengubah arah
Banyak pemecahan yang kreatif terjadi ketika perhatian dialihkan dari satu sudut masalah ke yang lain. Hal ini disebut juga wawasan kreatif.
Karakteristik Orang yang Kreatif
Ingin tahu
Mencari masalah
Menikmati tantangan
Optimis
Suka berimajinasi
Melihat masalah sebagai peluang
Melihat masalah sebagai sesuatu yang menarik
Masalah dapat diterima secara emosional
Tidak mudah menyerah
Langkah untuk menjadi Pemikir Kreatif yang Lebih Baik
Buat beberapa ide
Tetapkan tujuan yang tinggi, buat tujuan dari ide – ide tersebut.
Manipulasi masalah
Tetapkan intisari dari masalah, kemudian identifikasikan perkiraan akhir dari masalah.
Tulis semua ide dengan cepat dan memungkinkan.
Tulis semua apapun yang ada dalam pikiran dan pikirkan beberapa ide yang berhubungan.
Kemukakan masalah berdasarkan ide tersebut.
Ubah ide – ide tersebut menjadi pernyataan “how to” atau “how might we”.
Gunakan creative thinking tools
Menggunakan creative thinking tools seperti random words.
Kelompokkan dan pilih ide yang terbaik
Pilih beberapa atau sekelompok ide yang terbaik. Kemudian temukan solusi dengan menjelaskan ide secara rinci dan mendeskripsikan apakah ide tersebut akan digunakan.
Kolaborasikan
Kirimkan solusi ke beberapa orang untuk menilainya dan untuk masing – masing solusi tanyakan kepada mereka untuk menentukan beberapa tindakan penerapan. Kemudian buat rencana penerapan menggunakan tindakan rekomendasi yang terbaik.
0 Response to "Faktor Kegagalan dalam Proses Inovasi "
Post a Comment